Dampak Politik Identitas Dalam Beragama Bagi Pertumbuhan Gereja di Indonesia
Abstract
Abstract : Indonesia is a large country and has an interesting diversity of languages, ethnicities, races and religions. From this diversity identity politics is often found in the Indonesian people. Oftentimes, identity politics is also used as a stumbling block by some groups in society, so that political values turn into conflict and discrimination. This has an impact on the growth of the Church. The church is not given the freedom to grow in some areas in Indonesia, especially in some areas where the Christian population is only a minority. There are many religious activities which cannot be carried out and also the prohibition on the construction of houses of worship so that the growth of the Church is hampered by an element of identity politics which is ridden by certain groups of people. Based on that, this research was then carried out using a descriptive qualitative method with a literature study approach, studying and explaining empirically the impact of identity politics on church growth. Sources of data obtained through observation, secondary data sourced from references and scientific journals. The data obtained is described, then displayed, then conclusions are made. The result obtained was that the growth of the Church was suppressed both in terms of the construction of Church buildings and in terms of religious events which could not be carried out in some areas with a small Christian population or a minority population.
Keywords : Identity Politics : Church Growth : Minority Population
Abstrak : Indonesia merupakan suatu negara yang besar dan memiliki keanekaragaman yang menarik mulai dari bahasa, suku, ras dan agama. Dari keanekaragaman ini sering ditemukan politik identitas di bangsa Indonoseia. Sering kali juga politik identitas dijadikan batu sandungan oleh sebagian kelompok masyarakat, sehingga nilai politik berubah menjadi konflik dan diskriminasi. Hal ini yang menjadi dampak bagi pertumbuhan Gereja. Gereja tidak di berikan kebebasan untuk bertumbuh di sebagian daerah di Indonesia secara Khusus di beberapa daerah yang jumlah penduduk beragama Kristennya hanya menjadi penduduk minoritas. Banyak kegiatan – kegiatan keagamaan yang tidak boleh di laksanakan dan juga larangan pembangunan rumah ibadah sehingga membuat pertumbuhan Gereja terhambat oleh suatu unsur politik identitas yang di tunggangi oleh kelompok masyarakat tertentu. Berdasarkan hal itu, kemudian dilaksanakan penelitian ini dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi pustaka, mengkaji serta memaparkan secara empiris mengenai dampak politik identitas bagi pertumbuhan gereja. Sumber data diperoleh melalui observasi, data sekunder bersumber dari referensi dan jurnal ilmiah. Data yang diperoleh dideskripsikan, kemudian di-display, lalu membuat kesimpulan. Hasil yang diperoleh yaitu terhimpitnya pertumbuhan Gereja baik dalam segi pembangunan gedung Gereja maupun dalam hal acara keagamaan yang tidak bisa dijalankan sebagian daerah yang penduduk Kristennya sedikit atau menjadi penduduk minoritas.
Kata kunci : Politik Identitas : Pertumbuhan Gereja : Penduduk MinoritasFull Text:
PDFReferences
Al- Farisi, Leli Salman. “POLITIK IDENTITAS: Ancaman Terhadap Persatuan Dan Kesatuan Bangsa Dalam Negara Pancasila.” Jurnal Aspirasi, no. 2 (2018): 77–90.
Alfaqi, Mifdal Zusron. “Memahami Indonesia Melalui Prespektif Nasionalisme, Politik Identitas, Serta Solidaritas.” Jurnal Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 28, no. 2 (2015): 113–114.
Alganih, Igneus. “Konflik Poso (Kajian Historis Tahun 1998-2001).” Criksetra: Jurnal Pendidikan Sejarah 5, no. 2 (2016).
Anas Aijudin. “Mengelola Pluralisme Melalui Dialog Antar Agama (Sebuah Tinjauan Teoritik).” Jurnal SMaRT Studi Masyarakat, Religi dan Tradisi 3, no. 1 (2017): 119–124.
Antameng, Mychael Dime, and S. “Deradikalisasi Konflik Agama Mayoritas (Islam) - Minoritas (Kristen) Di Indonesia.” Psalmoz 1 (2020): 77–88.
Assyaukanie, Luthfi. “Akar-Akar Legal Intoleransi Dan Diskriminasi Di Indonesia.” MAARIF Journal 13, no. 2 (2018): 27–42.
Bakri, Hendry. “Resolusi Konflik Melalui Pendekatan Kearifan Lokal Pela Gandong Di Kota Ambon.” The POLITICS: Jurnal Magister Ilmu Politik Universitas Hasanuddin 1, no. 1 (2015): 51–60.
Cinu, Surahman. “Agama, Meliterisasi Dan Konflik (Kasus Poso, Sulawesi Tenggah).” Al-Fikra: Jurnal Ilmiah Keislaman 15, no. 1 (2016): 1–49.
Damayanti, Angel. “‘Pancasila Dalam Menjaga Keutuhan NKRI Dari Aksi Intoleransi Di Indonesia’ 1 Angel Damayanti 2” (2017): 1–13.
Indrawan, Jerry, and Ananda Tania Putri. “Analisis Konflik Ambon Menggunakan Penahapan Konflik Simon Fisher.” Jurnal Kolaborasi Resolusi Konflik 4, no. 1 (2022): 12–26.
Jufri, Muwaffiq. “PEMBATASAN TERHADAP HAK DAN KEBEBASAN BERAGAMA DI INDONESIA,” no. 169 (2014).
Junaedi, Asep Mahbub, and Siti Ngainnur Rohmah. “Relevansi Hak Kebebasan Mengeluarkan Pendapat Dalam Pasal 28E Ayat 3 Undang Undang Dasar 1945 Negara Republik Indonesia Terhadap Kajian Fiqih Siyasah.” Mizan: Journal of Islamic Law 4, no. 2 (2020): 237–248.
Kherid, Muhammad Nizar, and Fifiana Wisnaeni. “Pluralism Justice System Dalam Penyelesaian Masalah Kebebasan Beragama.” Masalah-Masalah Hukum 48, no. 4 (2019): 385.
Lestari Sri, Yuni. “Politik Identitas Di Indonesia: Antara Nasionalisme Dan Agama.” Journal of Politics and Policy 1, no. 1 (2018): 12.
Mubarrak, Husni, and Intan Dewi Kumala. “Diskriminasi Terhadap Agama Minoritas: Studi Kasus Di Banda Aceh.” Seurune: Jurnal Psikologi Unsyiah 3, no. 2 (2020): 42–60.
Muchtar, Ibnu Hasan. “Respon Masyarakat Dan Pemerintah Daerah Terhadap Pertumbuhan Tempat Ibadat (Studi Kasus Penutupan Ruko Dan Rumah Tinggal Yang Digunakan Sebagai Tempat Ibadat Umat Kristen Di Cianjur Jawa Barat).” Harmoni 14, no. 3 (2015): 41–58.
Muhshi, Adam. Teologi Konstitusi: Hukum Hak Asasi Manusia Atas Kebebasan Beragama. Lkis Pelangi Aksara, 2015.
Nego, Obet. “Teologi Multikultural Sebagai Respon Terhadap Meningkatnya Eskalasi Politik Identitas Di Indonesia.” PASCA: Jurnal Teologi dan Pendidikan Agama Kristen 16, no. 2 (2020): 121–139.
Pebrian, Andre. “Kekerasan Atas Nama Agama : Perspektif Politik.” Jurnal Tapis: Jurnal Teropong Aspirasi Politik Islam 17, no. 2 (2021): 84–98.
Rantung, Djoys Anake. “Pendidikan Agama Kristen Dan Politik Dalam Kehidupan Masyarakat Majemuk Di Indonesia.” Jurnal Shanan 1, no. 2 (2017): 58–73.
Renhoard, John Musa. “Politik Identitas Era Orde Baru Di Indonesia Memasuki Era Reformasi.” Societas Dei: Jurnal Agama dan Masyarakat 6, no. 1 (2019): 115.
Riansyah, Abdul, Mia Mulyani, AL-Giffari Muhamad Faisal, Shidqi Fadhilah Akbar, and Siti Hulailah. “Faktor Penolakan Pembangunan Gereja Oleh Masyarakat Di Kota Cilegon.” ijd-demos 3, no. 1 (2021): 43–52.
Rijaal, M Ardini Khaerun. “Fenomena Intoleransi Antar Umat Beragama Serta Peran Sosial Media Akun Instagram Jaringan Gusdurian Indonesia Dalam Menyampaikan Pesan Toleransi.” Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam 1, no. 2 (2021): 101–114.
Rudiansyah, Didit. “Dimensi Sosio-Politik Konflik Ambon.” Jurnal Sosiologi Reflektif 10, no. 1 (2016): 161–174.
Safi, Jamin. “Konflik Komunal: Maluku 1999-2000.” ISTORIA: Jurnal Pendidikan dan Sejarah 13, no. 1 (2017).
Saragih, Erman Sepniagus. “Moderasi Beragama Berbasis Kearifan Lokal Suku Pakpak-Aceh Singkil.” Jurnal Teologi Berita Hidup 4, no. 2 (2022): 309–323.
Simon, S, and S R Angkouw. “Perintisan Gereja Sebagai Bagian Dari Implementasi Amanat Agung. Manna Rafflesia, 7 (2), 210–234,” 2021.
Sirait, Budi Chrismanto. “Ancaman Diskriminasi Minoritas Dan Hilangnya Multikulturalisme Di Indonesia: Studi Kasus Penutupan Gki Yasmin Bogor.” Politika: Jurnal Ilmu Politik 10, no. 2 (2019): 28–39.
Triyono, Agus, and Ahmad Joko Setyawan. “Aceh Dan Konflik Agama: Konstruksi Pada Harian Republika.” Profetika: Jurnal Studi Islam 22, no. 1 (2021): 141–158.
Widayat, Ilovia Ayaregita, Diana Mutiara Bahari, Azka Azzahra Salsabila, Nabila Rizky Sri Handayani, and Hanna Khairunnisa Adjie. “Konflik Poso: Sejarah Dan Upaya Penyelesaiannya.” JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial 13, no. 1 (2021): 1–9.
DOI: https://doi.org/10.62738/ej.v3i1.44
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Published by: Sekolah Tinggi Teologi Blessing Indonesia Makassar
Institution Website: https://sttblessing.ac.id
Address: Jl. G. Bambapuang I. No.26 C. Lariangbangi, Kec.Makassar, Kota Makassar - Sulawesi Selatan
e-jurnal Website: https://ojs.sttblessing.ac.id/index.php/eulogia/index
e-ISSN: 2829-8381
p-ISSN: 2962-9349
EULOGIA indexed by:
.png)
.png)
